Tampilkan postingan dengan label Fiqih. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Fiqih. Tampilkan semua postingan

Haji


Standar Kompetensi :
5. Memahami hukum Islam tentang Haji dan Umrah


Kompetensi Dasar
5.1. Menjelaskan ketentuan ibadah haji
5.2 Menjelaskan macam-macam haji
5.3 Mempraktekkan tata cara ibadah haji


Standar Materi:
HAJI


Indikator
5.1.1. Menjelaskan pengertian haji dan dalilnya
5.1.2. Menjelaskan syarat wajib haji
5.1.3. Menjelaskan rukun, wajib dan sunnah haji
5.1.4. Menjelaskan rukun dan wajib haji
5.1.5. Menjelaskan larangan ibadah haji
5.1.6. Menjelaskan tata urutan pelaksanaan ibadah haji
5.2.1. Mejelaskan tentang haji Ifrad
5.2.2. Menjelaskan haji Qiran
5.2.3. Menjelaskan haji Tamatu’
5.2.4. Membedakan antara haji Ifrad, Qiran dan Tamatu’
5.2.5. Melafalkan do’a manasik haji
5.3.1. Mempraktekkan manasik haji
A.  HAJI

sumber gambar: google.com
1. Pengertian Haji 
    dan Hukumnya
Kata "haji" berasal dari "hajja-yahijju-hijjun" (kata benda) dan "hajja-yahujju-hajju" (kata sifat). Haji secara bahasa (etimologi) artinya adalah berziarah, menyengaja atau mengunjungi. Dalam istilah (terminologi) syar'i, haji berarti "melakukan perjalanan dengan disengaja ke tempat-tempat suci  dengan amalan-amalan tertentu dengan niat beribadah kepada Allah SWT". Sedangkan defenisi lain, sesuai makna kedua dari haji, adalah "melaksanakan rukun Islam yang kelima sebagai alamat penyempurnaan keislaman seorang Muslim".

print this pagePrint Halaman Ini

Tayangan Seputar Sujud Syukur

Sujud syukur, mayoritas muslim sudah pernah mendengarnya, meskipun jarang yang mempraktekkannya. Nah, kalau sujud tilawah? Masih banyak yang awam. Kalau sudah tahu ilmunya kok tidak diamalkan ya sayang dong. Mari kita lihat tayangan-tayangan video sujud syukur dan tilawah, semoga bisa menambah motivasi kita untuk menjalankan sunnah Rasululullah saw.

Sujud syukur lulus sekolah

print this pagePrint Halaman Ini

Proses Penyembelihan Hewan Sesuai Syari'at

Salah satu syarat makananan halal yakni, proses pengolahannya harus sesuai dengan tuntunan Islam. Berikut ini ditayangkan proses penyembelihan yang sesuai syariat:


Penyembelihan sapi untuk qurban


print this pagePrint Halaman Ini

Apa Sebenarnya Isi Ka'bah


 Ketika saya bertanya kepada siswa, apakah isi Ka'bah? Sebagian besar melongo. Hampir-hampir tidak ada siswa yang tahu isi di dalam bangunan yang menjadi kiblat tersebut. Maka, biar tidak penasaran, mari kita saksikan langsung!


Inside Ka'bah: Video Animasi ini menayangkan Ka'bah nyaris sebagaimana aslinya. 

print this pagePrint Halaman Ini

Tayangan Seputar Haji dan Umrah

Materi-materi fiqih yang diajarkan di sekolah sebagian besar adalah materi ibadah praktis yang bisa kita temukan dan kita jalani dalam kehidupan sehari-hari. Seperti misal, wudhu, shalat, puasa. Sehingga sebenarnya, kita tidak asing lagi dengan materi-materi tersebut. Namun, ada memang bebera materi yang masih cukup asing bagi siswa. Bukan berarti siswa tersebut belum pernah mendengar, melainkan karena belum pernah mengamalkannya, yakni Haji dan Umrah. Kesulitan dan tantangan yang dihadapi para guru fiqih adalah bagaimana membuat proses pembelajaran yang enak sekaligus efektif. Dalam hal materi Haji dan Umrah, saya selalu menyempatkan mengajak siswa waktu untuk menonton video Manasik Ibadah Haji dan Umrah. Sebab saya menyadari, mengimajinasikan proses perjalanan ibadah haji di tempat-tempat yang belum pernah dikunjungi sungguh tidak gampang.

print this pagePrint Halaman Ini

Binatang yang Halal dan Haram

Standar Kompetensi : 
6. Memahami hukum Islam tentang makanan dan minuman
Kompetensi Dasar:
6.4.    Menjelaskan Jenis-jenis Binatang yang Halal dan yang Haram
Standar Materi 
A.   Binatang yang Halal
B.   Binatang yang Haram
Indikator:
6.4.1.    Menjelaskan pengertian binatang yang halal dimakan
6.4.2.    Menjelaskan jenis binatang yang halal dimakan
6.4.3.    Menjelaskan pengertian binatang yang haram dimakan
6.4.4.    Menjelaskan jenis binatang yang haram dimakan
6.4.5.    Menyebutkan binatang yang halal dimakan
6.4.6.    Menyebutkan binatang yang haram dimakan
6.4.7.    Menyebutkan ciri-ciri binatang yang halal dimakan
6.4.8.    Menyebutkan ciri-ciri binatang yang haram dimakan
A.   BINATANG YANG HALAL
Binatang yang halal artinya binatang yang boleh dimakan menurut hukum syariat Islam. Secara garis besar binatang yang halal dapat dikelompokkan menjadi 2 bagian, yaitu:
1.    Binatang yang Hidup di Laut/Air
Semua binatang yang hidup di laut atau di air adalah alal untuk dimakan baik yang ditangkap maupun yang ditemukan dalam keadaan mati (bangkai), kecuali binatang itu mengandung racun atau membahayakan kehidupan manusia.
Halalnya binatang laut ini berdasarkan dalil-dalil  berikut:

print this pagePrint Halaman Ini

Makanan dan Minuman yang Halal dan Haram

Standar Kompetensi :
6. Memahami hukum Islam tentang makanan dan minuman

Kompetensi Dasar:
6.1. Menjelaskan jenis-jenis makanan dan minuman halal dan yang haram
6.2. Menjelaskan manfaat mengkonsumsi makanan dan minuman halal
6.3. Menjelaskan bahayanya mengkonsumsi makanan dan minuman haram

Standar Materi:
A. Makanan yang Halal dan yang Haram
B. Minuman yang Halal dan yang Haram


Indikator :
6.1.1. Menjelaskan pengertian makanan dan minuman halal
6.1.2. Menjelaskan dasar-dasar hukum makanan yang halal 
6.1.3. Menjelaskan dasar-dasar hukum makanan yang haram
6.1.4. Menyebutkan jenis–jenis makanan dan minuman yang halal.
6.1.5. Menyebutkan jenis–jenis makanan dan minuman yang haram.
6.1.6. Menyebutkan cara memperoleh makanan dan minuman yang halal
6.2.1. Menunjukkan manfaat makanan dan minuman yang halal
6.3.1. Menyebutkan bahayanya mengkonsumsi makanan dan minuman yang haram
6.3.2.Menunjukkan contoh makanan dan minuman haram
6.3.3.Menjelaskan bahayanya mengkonsumsi makanan dan minuman haram

A.   Makanan yang Halal
Makanan yang halal ialah makanan yang dibolehkan untuk dimakan menurut ketentuan syari’at Islam. segala sesuatu baik berupa tumbuhan, buah-buahan ataupun binatang pada dasarnya adalah hahal dimakan, kecuali apabila ada nash Al-Quran atau Al-Hadits yang menghatamkannya. Ada kemungkinan sesuatu itu menjadi haram karena memberi mengandung mudharat atau bahaya bagi kehidupan manusia.
Allah berfirman:
Artinya:
Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan; Karena Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagimu. (QS. Al-Baqarah [2]: 168).

print this pagePrint Halaman Ini

Gambar Tata Cara dan Urutan Ibadah Umrah

Berikut ini merupakan gambar-gambar prosesi perjalanan Ibadah UMRAH. Sumber gambar dari sahabat Sigalayan.


print this pagePrint Halaman Ini

Umrah

Standar Kompetensi:
5. Memahami Hukum Islam tentang Haji dan Umrah

Kompetensi Dasar:
5.4. Menjelaskan ketentuan umrah
5.5. Mempraktekkan tata cara ibadah umrah

Standar Materi:
UMRAH

Indikator:
5.4.1. Menjelaskan pengertian umrah dan dalilnya
5.4.2. Menjelaskan syarat sah umrah
5.4.3. Menjelaskan tata urutan pelaksanaan umrah
5.4.4. Menjelaskan larangan dalam ibadah umrah
5.5.1. Mempraktekkan umrah

sumber gambar: google.com
A. UMRAH    
  1. Pengertian Umroh
Umrah disebut juga al-hajju al-ashghar (haji kecil), menurut bahasa berarti “berkunjung”, dan menurut istilah syar’i ialah “berkunjung ke Baitullah, untuk melakukan thawaf, sa’i dan bercukur demi mengharap ridho Allah”.
   
2. Hukum Ibadah Umrah
      a. Umrah Wajib :
1)       Umrah yang baru pertama kali dilaksanakan (disebut juga Umratul Islam)

print this pagePrint Halaman Ini

Gambar Tata Cara dan Urutan Pelaksanaan Ibadah Haji


Berikut ini merupakan gambar-gambar tata urutan pelaksanaan ibadah haji. Dengan melihat gambar-gambar ini kita yang belum pernah berhaji menjadi lebih mudah memahami bagaimana pelaksanaan dan urutan perjalanan haji. Sumber gambar dari blog sahabat Sigalayan.


print this pagePrint Halaman Ini

Pengeluaran Harta Di Luar Zakat


Standar Kompetensi :
4. Memahami ketentuan pengeluaran harta diluar zakat

Komptensi Dasar

4.1 Menjelaskan ketentuan-ketentuan shadaqah, hibah dan hadiah
4.2 Mempraktek-kan shadaqah, hibah dan hadiah

Standar Materi:

a. Shadaqah
b. Hibah
c. Hadiah

Indikator:

4.1.1. Siswa mampu menjelaskan pengertian shadaqah, hibah, hadiah dan dalilnya
4.1.2. Menjelaskan perbedaan Shadaqah, Hibah dan Hadiah
4.1.3. Menjelaskan manfaat orang yang bershadaqah, hibah dan hadiah
4.2.1. Terbiasa melaksanakan Shadaqah, Hibah dan Hadiah

A. Shadaqah
1. Pengertian Shadaqah dan Hukumnya
        Shadaqah ialah pemberian sesuatu kepada seseorang yang membutuhkan, semata-mata hanya mengharap ridha Allah. Mengenai Shadaqah Allah swt berfirman:
        Artinya:

      Maka ketika mereka masuk ke (tempat) Yusuf, mereka berkata: "Hai Al Aziz, kami dan keluarga kami Telah ditimpa kesengsaraan dan kami datang membawa barang-barang yang tak berharga, Maka sempurnakanlah sukatan untuk kami, dan bersedekahlah kepada kami, Sesungguhnya Allah memberi balasan kepada orang-orang yang bersedekah". (Q.S. Yusuf [12]: 88)


print this pagePrint Halaman Ini

Zakat


Standar Kompetensi :
3. Melaksanakan tata cara zakat
Kompetensi Dasar:
3.1 Menjelaskan ketentuan zakat fitrah dan zakat maal
3.2 Menjelaskan orang yang berhak menerima zakat
3.3 Mempraktek-kan pelaksana-an zakat fitrah dan maal

Standar Materi:
A. Zakat Fitrah
B. Zakat Mal

Indikator:
3.1.1. Mendiskusikan tentang Zakat fitrah sebagai zakat pembersih jiwa.
3.1.2. Mendiskusikan pengelolaan zakat Fitrah serta waktu yang paling utama dalam
           mengeeluarkan zakat fitrah .
3.1.3. Melakukan studi litertatur secara mandiri menemukan dalil tentang ukuran zakat
3.1.4. Mendiskusikan tentang Zakat fitrah sebagai zakat harta.
3.1.5. Mendiskusikan pengelolaan zakat harta serta waktu yang diharuskan dalam
           mengeluarkan zakat Maal
3.1.6. Melakukan studi litertatur secara mandiri menemukan dalil tentang ukuran zakat
3.1.7. Mengkaji kewajiban zakat maal dan yang berhak menerima zakat(mustahik).
3.2.1. Berdiskusi tentang muallaf yang mana yang berhak menerima zakat.
3.3.1. Praktek menghitung zakat harta
3.3.2. Mendemostrasikan menjadi panitia zakat
3.3.3. Terbiasa membayarkan zakat fitrah dan zakat harta

Sebelum membahas lebih jauh tentang macam-macam zakat dan tata caranya, marilah terlebih dulu kita ketahui apa itu zakat. Menurut bahasa(lughat), zakat berarti tumbuh; berkembang; kesuburan atau bertambah. Zakat dapat pula berarti membersihkan atau mensucikan.
Sementara itu menurut Hukum Islam (syara'), zakat adalah nama bagi suatu pengambilan tertentu dari harta yang tertentu, menurut sifat-sifat yang tertentu dan untuk diberikan kepada golongan tertentu.
Selain hal zakat kita juga mengenal istilah shadaqah dan infaq. Sebagian ulama fiqh mengatakan bahwa sadaqah wajib dinamakan zakat, sedang sadaqah sunnah dinamakan infaq. Sebagian yang lain mengatakan infaq wajib dinamakan zakat, sedangkan infaq sunnah dinamakan shadaqah.

print this pagePrint Halaman Ini

Puasa

Standar Kompetensi:
2. Melaksanakan Tata Cara Puasa

Kompetensi Dasar:
2.1. Memahami Ketentuan Puasa
2.2. menjelaskan macam-macam puasa (menurut hukumnya)

Standar Materi:
A. Puasa

Indikator:
2.1.1. Menjelaskan pengertian puasa dan dalilnya
2.1.2. Menjelaskan syarat dan rukun puasa.
2.1.3. Menjelaskan amalan sunah pada waktu berpuasa
2.1.4. Menjelaskan makruh puasa
2.1.5. Menjelaskan hal-hal yang membatalkan puasa
2.1.6. Melafalkan do'a berbuka puasa
2.2.1. Menjelaskan pengertian puasa Ramadlon dan dalilnya
2.2.2. Menjelaskan cara menentukan awal dan akhir Ramadlon dan dalilnya.
2.2.3. Menjelaskan amalan sunah pada bulan ramadlon.
2.2.4. Menjelaskan hal-hal yang membolehkan tidak puasa dan dalilnya.
2.2.5.Menjelaskan hal-hal yang dilarang bagi orang yang berpuasa Ramadlon
2.2.6. Menjelaskan kafarat bagi orang yang melanggar larangan puasa Ramadlon dan
           dalilnya
2.2.7. Menjelaskan pengertian puasa sunah dan dalilnya
2.2.8. Menyebutkan macam-macam puasa sunah.
2.2.9. Menyebutkan hikmah puasa sunnah
2.2.9. Menyebutkan pengertian puasa nadzar dan dalilnya.
2.2.10. Menyebutkan hari-hari yang diharamkan dan dimakruhkan berpuasa

Puasa merupakan salah satu rukun Islam. Seseorang belum sempurna keislamanannya manakala dia belum mengerjakan puasa. Puasa merupakan ibadah mahdhah, yaitu ibadah yang cara pelaksanaannya harus sesuai dengan yang telah dicontohkan oleh Rasulullah Saw. Oleh karena itu, kita tidak boleh asal-asalan dalam mengerjakan puasa. Selain harus mengetahui dalil-dalil diwajibkannya puasa, kita juga mesti mengerti syarat wajib dan syarat sah puasa, hal-hal yang membatalkan puasa, makruh puasa, juga amalan-amalan yang disunnahkan selagi dalam puasa.

print this pagePrint Halaman Ini

Sujud Di Luar Sholat

Standar Kompetensi :
1. Melaksanakan tata cara sujud diluar shalat

Kompetensi Dasar:
1.1 Menjelaskan ketentuan sujud syukur dan tilawah
1.1 Mempraktekkan sujud syukur dan tilawah

Standar Materi:
A. Sujud Syukur
B. Sujud Tilawah

Indikator:
1.1.1. Siswa dapat menjelaskan pengertian sujud syukur dan dalilnya
1.1.2. Siswa dapat menyebutkan tata cara sujud syukur
1.1.3. Siswa dapat menyebutkan sebab-sebab sujud syukur
1.1.4. Siswa dapat menyebutkan sebab-sebab sujud tilawah
1.2.1. Siswa dapat menyebutkan doa sujud syukur
1.2.2. Siswa dapat mempraktekkan sujud syukur dan Sujud tilawah


A. Sujud Syukur
sumber: google.com

                    1.  Pengertian syukur dan Sujud Syukur
Syukur secara bahasa artinya adalah terimakasih. Bersyukur bisa dilakukan dengan banyak cara, bisa dengan ucapan atau perbuatan. Seseorang yang diberikan nikmat berupa kesehatan bisa menyukurinya dengan cara menggunakan kesehatan tersebut untuk melakukan amal  kebaikan. Seseorang yang ingin bersyukur karena sudah dianugrahi sepasang mata maka ia sudah semestinya mensyukurinya dengan menggunakan mata itu melihat yang baik-baik. Kita juga bisa mewujudkan syukur atas semua nikmat yang diberikan Allah Swt serta terhindarnya kita dari suatu musibah dengan sujud syukur.
Jadi, sujud syukur ialah sujud yang dikerjakan seseorang manakala memperoleh kenikmatan atau terhindar dari suatu bahaya yang mengancam dirinya. Sujud syukur ini merupakan tanda terima kasih seorang hamba kepada Allah SWT. atas nikmat yang telah diterimanya.

print this pagePrint Halaman Ini

Sujud Syukur, Tilawah dan Puasa

BAB 1
SUJUD SYUKUR DAN SUJUD TILAWAH
A. Ketentuan sujud syukur
Syukur kepada Allah SWT dapat diwujudkan dalam bentuk ucapan dan perbuatan, seperti melakukan sujud syukur ketika memperoleh kenikmatan.
1. Pengertian sujud syukur
Adalah sujud yang dilakukan seseorang karena mendapatkan suatu kenikmatan dari Allah SWT.
2. Hukum sujud syukur
Menurut jumhur ulama adalah sunnah.
3. Hikmah sujud syukur
Memperoleh kepuasan batin berkaitan dengan anugerah yang diterima dari Allah SWT.

print this pagePrint Halaman Ini

Fiqih

print this pagePrint Halaman Ini
Previous home
DAFTAR ISI

Follower

Jadwal Sholat

Copyright © 2010 MTs Al-Falah Jatinangor All rights reserved.
Abahvsan by MTs Al-Falah . Blogger Template by Anshul Dudeja