Bahan-bahan Pembelajaran
- Klasifikasi Makhluk Hidup.pdf
- Dunia Tumbuhan.ppt download melalui ziddu
- Klasifikasi Makhluk Hidup.pdf
- Dunia Tumbuhan.ppt download melalui ziddu
Kita sering mendengar bunyi atau suara. Misalnya suara kentongan, orang bernyanyi dengan nada tinggi, sedangkan yang lain mampu menyanyikan lagu nada rendah. Alat music gitar, piano, terompet. mengapa bunyi alat-alat music tersebut berbeda meskipun dimainkan dengan nada yang sama? Biasanya kita melihat kilat, sesaat setelah mendengar bunyi petir, mengapa demikian? mengapa kita dapat bersuara? Dalam waktu yang singkat dengan mempelajari materi ini, kalian akan mampu : 1. Membedakan bunyi Infrasonik, Ultrasonik, dan Audiosonik. 2. Memahami karakteristik gelombang bunyi. 3. Menjelaskan gejala resonansi dalam kehidupan sehari-hari. 4. Menghitung laju bunyi. Memberikan contoh pemanfaatan dan dampak pemantulan bunyi dalam kehidupan sehari-hari. |
| Materi |
Pada judul materi Listrik Dinamis telah kita pelajari bahwa besar kecilnya kuat arus listrik dan tegangan listrik dalam rangkaian tergantung dari besarnya hambatan yang terpasang dalam rangkaian. Variasi rangkaian hambatan akan menghasilkan variasi nilai kuat arus dan nilai tegangan yang diinginkan. Adakah hubungan antara besar kecilnya hambatan alat yang terpasang dalam rangkaian dengan energi listrik yang digunakan? Bagaimanakah hubungan antara energi listrik dan besarnya hambatan alat? Perlukah kita memikirkan cara-cara penghematan energi listrik dari pemilihan alat-alat listriknya? Bagaimanakah langkah-langkah penghematan energi listrik yang mudah? Semua pertanyaan di atas akan terjawab setelah kita mengikuti kegiatan berikut ini. |
| Pendahuluan |
| Pengantar |
Gb. Kerangka manusia Manusia memiliki kemampuan untuk bergerak dan melakukan aktivitas, seperti berjalan, berlari, menari dan lain-lain. Bagaimana manusia dapat melalakukan gerakan ? Kemampuan melakukan gerakan tubuh pada manusia didukung adanya sistem gerak, yang merupakan hasil kerja sama yang serasi antar organ sistem gerak, seperti rangka (tulang), persendian, dan otot. Fungsi rangka (tulang) adalah sebagai alat gerak pasif, yang hanya dapat bergerak bila dibantu oleh otot. Berdasarkan bentuknya tu – lang dibedakan menjadi tulang pipa, tulang pipih, tulang pendek, sedangkan berdasarkan pada zat penyusun dan sturkturnya tulang dibedakan menjadi tulang rawan dan tulang keras. Fungsi persendian adalah menghubungkan antara tulang yang satu dengan tulang yang lainnya. Fungsi otot adalah sebagai alat gerak aktif, yang dapat menggerak- kan organ lain sehingga terjadi suatu gerakan. |
| Pendahuluan |
Vertebrata merupakan kelompok hewan yang memiliki tulang belakang. Hewan vertebrata dibagi menjadi lima kelas, yaitu: pisces (ikan), amphibia (amfibi), reptilia (reptil), aves (burung), dan mamalia (hewan menyusui). Masing-masing mempunyai ciri-ciri yang berbeda. Peranannya di dalam kehidupan ada yang menguntungkan ada pula yang merugikan. |
| Klasifikasi Dunia Tumbuh-Tumbuhan |
Dunia tumbuh-tumbuhan diklasifikasikan menjadi dua kelompok, yaitu:
|
| Pengantar |
Sistem saraf merupakan salah satu bagian yang menyusun sistem koordinasi yang bertugas menerima rangsangan, menghantarkan rangsangan ke seluruh bagian tubuh, serta memberikan respons terhadap rangsangan tersebut. Pengaturan penerima rangsangan dilakukan oleh alat indera, pengolah rangsangan dilakukan oleh saraf pusat yang kemudian meneruskan untuk menanggapi rangsangan yang datang dilakukan oleh sistem saraf dan alat indera. Rangsangan dapat berasal dari luar tubuh (eksternal) misalnya suara, cahaya, bau, panas, dingin, manis, pahit dan sebagainya. Sedangkan rangsangan yang berasal dari dalam tubuh disebut juga rangsangan internal, misalnya rasa haus, lapar, dan nyeri. |
| Fungsi Sistem Pencernaan |
Setiap manusia memerlukan makanan untuk memenuhi kebutuhan tubuh. Sari makanan dapat diangkut oleh darah dalam bentuk molekul-molekul yang kecil dan sederhana. |
| Pendahuluan |
Hal ini disebabkan karena tanaman kapri merupakan galur murni (sifat tidak berubah-ubah), mampu melakukan pembuahan sendiri, mampu melakukan penyerbukan silang, mudah dibudidayakan, cepat menghasilkan keturunan, serta memiliki sifat-sifat yang kontras seperti: bentuk biji (bulat-kerut), warna biji dan polong (kekuningan-hijau), tinggi batang (tinggi-pendek), warna bunga (ungu-putih), bentuk polong (rata-berlekuk-lekuk) dan tumbuh polong (dekat poros batang-ujung batang). Sifat kontras yang dimiliki oleh tanaman ercis menjadi menarik karena menjadi bahasan utama dalam persilangan. Persilangan antara dua individu sejenis yang didasarkan pada sifat kontras induknya dapat dibedakan atas persilangan monohibrid (persilangan dengan satu sifat beda) ataupun persilangan dihibrid. |
| Ciri-Ciri Persilangan Dihibrid | |
|
| Pendahuluan | |
Makhluk hidup harus mampu beradaptasi agar tetap bertahan hidup (lestari). Ada tiga macam bentuk adaptasi yaitu adaptasi morfologi, adaptasi fisiologi dan adaptasi tingkah laku. Untuk mengenal berbagai macam contoh bentuk adaptasi yang terjadi pada berbagai macam makhluk hidup, mari kita pelajari lebih jauh tentang adaptasi! | |
| Bentuk-bentuk Adaptasi | |
Bentuk Adaptasi Adaptasi makhluk hidup merupakan penyesuaian diri makhluk hidup terhadap perubahan yang terjadi di lingkungan sekitarnya. Ada 3 bentuk adaptasi yaitu: A. Adaptasi Morfologi B. Adaptasi Fisiologi C. Adaptasi Tingkah Laku Bentuk daun teratai yang lebar dan tipis merupakan salah satu contoh bentuk adaptasi morfologi Gutasi merupakan bentuk adaptasi Fisiologi pada tumbuhan Pohon jati menggugurkan daunnya pada musim kemarau bentuk merupakan adaptasi tingkah laku | |